Pemanggilan ini untuk membahas perbedaan pandangan antara kedua pimpinan institusi soal upaya makar terhadap pemerintahan Joko Widodo- Jusuf Kalla.
"Nanti akan saya kumpulkan untuk menjawab pertanyaan kamu," kata Wiranto di Jakarta, Sabtu (6/5/2017).
Dalam talkshow "Rosi" yang tayang di Kompas TV, Kamis
(4/5/2017) malam, Gatot menyebut upaya makar tidak akan mungkin
dilakukan kelompok Islam untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Gatot menilai, adanya kabar soal upaya makar dalam aksi unjuk rasa bela agama itu adalah berita bohong atau hoaks untuk menakuti rakyat Indonesia.
Dia merasa tersinggung dengan adanya informasi yang berkembang di
masyarakat, yang mengaitkan aksi umat Islam dengan upaya kudeta
pemerintahan Presiden Jokowi.
Padahal sebelumnya, pihak kepolisian sudah menangkap sejumlah orang yang dituduh akan melakukan upaya makar terhadap pemerintah.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto
enggan mengomentari pernyataan Gatot. Namun ia mengatakan, hingga saat
ini proses penyidikan kasus dugaan makar masih bergulir di Polda Metro
Jaya.
Penangkapan pertama terjadi pada 2 Desember 2016, di mana aksi Bela Islam 212 digelar.
nb : kompasdotkom

0 Komentar untuk "Heboh Panglima TNI dan Polri Beda Pandangan soal Makar, Ini Kata Wiranto"